Warga Bone-Bone Geger, Lansia Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

Luwu Utara, mediaduta.com — Warga Dusun Banyu Waras, Desa Banyu Urip, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dunia di dalam rumahnya, Rabu (22/4/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Mirin (76), seorang petani sekaligus tukang ojek yang selama ini tinggal seorang diri di Lorong 7.

Informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WITA dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam kamar rumahnya.

Penemuan ini bermula dari kecurigaan warga bernama Mulyadi (35) yang sejak pagi tidak melihat korban keluar rumah seperti biasanya.

Sekitar pukul 08.30 WITA, Mulyadi kemudian menghubungi Kepala Dusun Banyu Waras, Mukari (52), untuk bersama-sama mengecek kondisi korban.

Saat pintu rumah dibuka dan dilakukan pengecekan, korban ditemukan terbaring di kamar dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Kapolsek Bone-Bone, AKP Muhajir, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Betul telah ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki di dalam rumah. Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan sudah tidak bernyawa,” ujarnya.

Setelah penemuan itu, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Tak lama berselang, personel Polsek Bone-Bone yang dipimpin Kanit Samapta IPTU Yaris bersama lima anggota lainnya tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Polisi menduga korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.

Diketahui, dua hari sebelum ditemukan meninggal dunia, tepatnya pada Senin (20/4/2026), korban sempat diantar oleh anaknya, Bukori, ke Puskesmas Bone-Bone untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Dari hasil pemeriksaan, korban diketahui menderita tekanan darah tinggi.

“Selama ini korban tinggal seorang diri setelah istrinya meninggal dunia,” lanjut Kapolsek

Sementara dua anaknya masing-masing berdomisili di Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur dan Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara.

Sekitar pukul 10.30 WITA, jenazah korban dijemput oleh pihak keluarga untuk dimakamkan di Kecamatan Mappedeceng.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan.

Polisi memastikan tidak ada unsur kekerasan dalam peristiwa tersebut.

Pos terkait