DPW Partai NasDem Sulsel Tegas Tolak Framing Media yang Dinilai Menyesatkan

Makassar, Mediaduta.com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan, menyampaikan pernyataan sikap tegas dan terbuka terkait pemberitaan serta sampul majalah yang dinilai tendensius dan manipulatif terhadap partai tersebut.

Dalam pernyataan resminya di Makassar, DPW NasDem Sulsel menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh dibajak oleh narasi yang menyesatkan.

Mereka menilai pemberitaan tersebut telah melampaui batas kritik dan berubah menjadi framing yang menggiring opini publik tanpa dasar fakta yang utuh.

DPW NasDem Sulsel secara tegas menolak framing yang dinilai menyudutkan partai politik sebagai sekadar alat transaksi kekuasaan.

Menurut mereka, narasi semacam itu merupakan penyederhanaan berbahaya yang berpotensi mencederai akal sehat publik.

Selain itu, mereka juga mengecam penggunaan metafora yang menyamakan partai politik dengan korporasi. Bagi NasDem, hal tersebut merupakan bentuk pelecehan terhadap institusi demokrasi serta pengerdilan makna partai sebagai representasi kedaulatan rakyat.

“Kami tegaskan, partai politik bukan perusahaan. Partai adalah wadah perjuangan gagasan, ideologi, dan harapan rakyat,” demikian isi pernyataan tersebut.

Dalam poin lainnya, DPW NasDem Sulsel mengingatkan bahwa kebebasan pers tidak boleh dimaknai sebagai kebebasan tanpa batas.

Mereka menekankan pentingnya tanggung jawab moral media dalam menyajikan informasi yang akurat dan berimbang.

NasDem juga mendesak adanya klarifikasi terbuka kepada publik atas narasi yang telah berkembang, serta meminta evaluasi terhadap produk jurnalistik yang dianggap melampaui batas etika, termasuk penerapan prinsip cover both sides.

Sebagai langkah lanjutan, seluruh DPD NasDem se-Sulawesi Selatan disebut akan melakukan konsolidasi gerakan politik dan moral.

Langkah ini, menurut mereka, bukan sekadar pembelaan terhadap partai, tetapi juga bentuk perlawanan terhadap upaya pembentukan opini publik yang menyesatkan.

Di akhir pernyataan, DPW NasDem Sulsel mengajak masyarakat untuk lebih kritis dalam menyikapi setiap produk media dan tidak mudah terpengaruh oleh framing yang sensasional.

“Demokrasi yang sehat lahir dari publik yang sadar, bukan publik yang digiring,” tegas Ketua DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif, Rabu (15/4/2026).

DPW NasDem Sulsel menutup pernyataan dengan menegaskan bahwa mereka tidak anti kritik, namun menolak keras setiap bentuk manipulasi persepsi yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi.

Pos terkait