Pemkab Luwu Utara Genjot Pengembangan Komoditas Unggulan, Sawit, Kakao, dan Kopi Jadi Fokus Utama

Luwu Utara, MediaDuta — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara terus memaksimalkan potensi lahan seluas 7.500 km² untuk pengembangan komoditas unggulan daerah seperti sawit, kakao, dan kopi.

Hal ini ditegaskan Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, dalam Rapat Koordinasi Perkebunan dan Hilirisasi Perkebunan yang digelar Bapperida, Kamis (6/11/2025).

Bupati Andi Rahim menuturkan, pengembangan sektor perkebunan sejalan dengan prioritas Kementerian Pertanian dan arah kebijakan RPJMN. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kelembagaan serta sumber daya manusia untuk menarik investasi melalui prinsip money follow the prospect.

“Semakin besar prospek pembangunan yang ditawarkan, maka semakin besar pula dukungan pembiayaan yang bisa kita dapatkan,” ujar Andi Rahim.

Pemkab Luwu Utara menargetkan perluasan lahan sawit seluas 10.000 hektare, kopi 2.500 hektare, kakao 5.000 hektare, dan kelapa dalam 3.000 hektare.

Program ini diproyeksikan mampu menyerap lebih dari 14.000 tenaga kerja melalui skema kemitraan dan pemberdayaan petani milenial.

Sebagai tindak lanjut, Bupati menginstruksikan TAPD untuk merevisi program 2026 dengan fokus pada penguatan SDM perkebunan modern, percepatan identifikasi lahan, serta pengaktifan kembali Tim Percepatan Investasi.

Langkah ini menjadi wujud komitmen Pemkab Luwu Utara membangun sistem perkebunan terintegrasi dari hulu ke hilir, guna memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)

Pos terkait