Media Duta, MAMASA — Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, secara resmi meletakkan batu pertama revitalisasi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 001 Mamasa, Rabu (3/9/2025). Revitalisasi sekolah ini didanai melalui anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dalam sambutannya, Bupati Welem Sambolangi menegaskan bahwa pembangunan sekolah harus dilaksanakan sesuai perencanaan guna menunjang peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Mamasa.
“Kita berharap pembangunan ini berjalan sesuai yang diharapkan untuk menunjang pendidikan yang lebih baik ke depan. Saya minta konsultan pengawas, komite, dan masyarakat ikut mengawasi sesuai perencanaan,” ujar Welem.
Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam proses pembangunan, serta mengingatkan agar pengawasan dilakukan secara proporsional dan tidak menghambat pekerjaan.
“Siapapun boleh mengawasi, tetapi jalankan tugas dan kewenangan secara profesional. Pengawasan tidak boleh mengganggu jalannya pembangunan,” tegasnya.
Revitalisasi SD Negeri 001 Mamasa ditargetkan rampung dalam waktu 150 hari. Bupati Welem mengingatkan agar pengerjaan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tetap mengutamakan kualitas bangunan.
“Jangan karena waktu terbatas lalu dikerjakan asal-asalan. Tetap mengacu pada perencanaan dan tidak mengabaikan mutu pekerjaan,” katanya.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 001 Mamasa, Mece Sa’bu, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mamasa atas perhatian terhadap peningkatan sarana pendidikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Mamasa, Dinas Pendidikan, dan semua pihak yang terlibat. Sekolah kami mendapat revitalisasi dengan anggaran lebih dari Rp2 miliar,” ungkapnya.
Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut untuk sekolah-sekolah lain yang masih membutuhkan perbaikan.
“Dengan adanya revitalisasi ini, kami berharap mutu pendidikan di Kabupaten Mamasa semakin meningkat,” ujarnya.
Pada tahun 2025, Kabupaten Mamasa menerima program revitalisasi untuk 32 unit sekolah di berbagai jenjang, terdiri dari 5 PAUD, 16 SD, dan 11 SMP, dengan total anggaran sekitar Rp30 miliar. (*)





