Kota Palopo — Hujan deras yang mengguyur Palopo sejak beberapa hari lalu hingga dini hari tadi, membuat sejumlah titik genangan air, Minggu 28 April 2019.
Salah satunya wilayah yang kerap jadi langganan banjir atau genangan air saat musim hujan tiba adalah kawasan Sungai Salubulo, Balandai dan sekitarnya.
Peristiwa ini menimpa salah satu tempat pendidikan yakni SMKN 2 Palopo.
SMKN 2 yang dulu populer dengan nama STM ini ikut diterjang banjir kiriman.
Itu setelah sungai kecil yang mengalir di sebelah atasnya meluap dan membuat pagar sekolah sepanjang sekitar 30 meter jebol.
Akibat peristiwa itu, sejumlah ruangan di SMKN 2 Palopo sempat terendam. Termasuk bengkel listrik dan elektronika, dan sejumlah ruang kelas lainnya.
Komputer yang ada di ruangan bengkel listrik dan ruang elektronika itu beberapa basah. Air sempat setinggi lutut orang dewasa di luar ruangan.
Saat ini, guru dan sejumlah siswa tengah membersihkan sisa-sisa lumpur yang menempel di ruangan.
Kepala SMKN 2 Palopo, Nobert, saat ditemui di lokasi kejadian, menjelaskan, banjir sebesar itu baru kali pertama terjadi di sekolah yang dibangun sejak 1983 itu.
“Akibat sungai meluap, membuat pagar jebol, dan merendam sejumlah ruangan,” ujarnya.
Menurut salah seorang guru, Awal, sungai yang meluap itu sudah dangkal.
“Dulu, sungai ini lebih tinggi dari saya. Sekarang sisa setinggi pinggang saya,” jelasnya, seperti dikutip Tekape.co.
(*)





