Workshop Program Adiwiyata DLH, Sekda: Tak Ada Tempat Gersang di Luwu Utara

LUWU UTARA — Pembukaan Workshop Program Adiwiyata oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu Utara di Aula Hotel Bukit Masamba, Kecamatan Luwu Utara, Jumat 23 November 2018.

Diketahui turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Utara Ir. H. Abdul Mahfud, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu Utara, Buramin Dannu, dan Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Perlindungan Lingkungan Hidup Prov Sul-Sel A. Cudai Burhanuddin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Buramin Dannu dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengembangan perlindungan lingkungan hidup dinas lingkungan hidup Luwu Utara dan kegiatan ini merupakan program kerja bidang penataan dan kualitas lingkungan hidup DLH.

“Kegiatan ini bertujuan untuk terbentuknya kesadaran dan motivasi warga khusunya anak sekolah dalam pelestarian lingkungan hidup dan memelihara, melindungi lingkungan serta meningkatkan kapasitas perlindungan lingkungan hidup dan peserta dalam kegiatan ini terdiri dari kader lingkungan DLH, dinas pendidikan, kementerian agama kab. Luwu Utara,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Utara Abdul Mahfud dalam sambutannya mengatakan bahwa
kita menanam 1 pohon saja, itu sangat berpengaruh terhadap manusia dan alhamdulillah di Luwu Utara tidak ada daerah yang gersang dan
kegiatan ini penting untuk melestarikan lingkungan sekolah kita yang sehat. Meningkatkan pengetahuan tentang perlindungan lingkungan hidup, menjadi program yang edukatif, partisipatif dan berkelanjutan.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini kita dapat mewujudkan program adiwiyata di Kabupaten Luwu Utara dan program ini baru pertama kali kita lakukan di Luwu Utara, dengan selanjutnya dapat dilakukan sosialisasi kedepannya,” tuturnya.

Ia melanjutkan bahwa setiap sekolah diwajibkan untuk menyiapkan tong sampah organik dan non-organik yang selanjutnya dapat diolah menjadi pupuk dan bagaimana beberapa saat lalu Bupati telah meresmikan pabrik sampah TP3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, reuse dan recycle). (Put)

Pos terkait