Luwu Utara, mediaduta.com – Forum Pegiat Seni Luwu Raya (FPSLR) menggelar pentas seni sebagai bentuk dukungan terhadap pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya.
Kegiatan yang dipusatkan di Monumen Masamba Affair ini menjadi ruang ekspresi budaya sekaligus media penyampaian aspirasi perjuangan melalui pendekatan seni.
Beragam penampilan memeriahkan panggung tersebut, mulai dari pertunjukan musik, solo singer, musikalisasi puisi, tari tradisional dan modern, hingga zumba party serta orasi budaya.
Seluruh rangkaian acara dikemas untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya masyarakat Luwu Raya dalam satu panggung kolaboratif.
Ketua panitia kegiatan, Chaerul Rock, menyampaikan bahwa keterlibatan pegiat seni dalam perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya dilakukan dengan cara yang berbeda dari gerakan pada umumnya.
“Para pegiat seni juga mengambil peran dalam perjuangan pembentukan DOB Provinsi Luwu Raya dengan metode yang berbeda. Jika selama ini perjuangan banyak dilakukan melalui aksi turun ke jalan dan orasi, kami menyampaikannya lewat karya dan pertunjukan seni,” ujarnya.
Pentas seni tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 16 Februari 2026, mulai pukul 15.00 WITA hingga tengah malam. Selain menjadi ajang hiburan rakyat, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperluas dukungan masyarakat terhadap pembentukan DOB Provinsi Luwu Raya.
Melalui panggung budaya ini, para pegiat seni berharap pesan perjuangan dapat diterima lebih luas, sekaligus memperkuat identitas dan solidaritas budaya masyarakat di wilayah Luwu Raya.





